banner Memahami Takdir Allah Dengan Benar | Kumpulan Kisah Inpiratif

Memahami Takdir Allah Dengan Benar

banner
banner
Memahami Takdir Allah Dengan Benar - Segala hal yang terjadi di dunia ini adalah ketetapan Sang Maha Kuasa. Tidak ada satupun yang terjadi di alam semesta ini yang hanya kebetulan. Semua makhluk tidak akan ada yang mampu lari atau merubah ketetapan itu. Apabila diumpakan, kita ini sebagai makhluk hanyalah sebuah wayang yang dimainkan oleh sang dalang.


https://coretan-kisahinspiratif.blogspot.com/2018/09/memahami-takdir-allah-dengan-benar.html


Kita sebagai orang yang beriman harus meyakini bahwa setiap kejadian yang terjadi di alam semesta ini tidak lepas dari kehendak dan ketentuan Allah yang Maha Bijak. Apabila kita telah seperti itu,  maka tidak ada sedikitpun ketakutan di dalam diri kita untuk menghadapi segala kejadian di alam ini sekalipun itu sangat menyakitkan. Tidak akan ada keputusasaan di dalam diri kita. Segala hal yang kita alami akan diterima dengan lapang dada. Ia tidak akan pernah berputus asa. Dengan jalan seperti inilah seorang yang beriman akan meraih sifat-sifat yang terpuji seperti: tawakal,  sabar dan sebagainya.

Seharusnya juga kita selalu berupaya menghindari atau meninggalkan pengaruh yang sangat berbahaya dari penafsiran-penafsiran yang menyimpang mengenai Qada dan Qadar Allah. Karena penafsiran yang menyimpang terhadap Qada dan Qadar Allah akan mengakibatkan hal-hal yang buruk,  seperti : kemalasan, kejemuan, kepasrahan terhadap tindakan kedzaliman, lari dari tanggung jawab dan sebagainya. Ketahuilah sesungguhnya kebahagian dan kesengsaraan yang abadi itu hanya akan terjadi di akhirat nanti. Di alam dunia ini semuanya tidak akan ada yang abadi.

Hati seorang yang beriman tidak akan terkait dan tertipu oleh gemerlapnya dunia. Dia tidak akan bangga dengan apa yang diraihnya dari dunia. Dia tidak akan menjadikan status sosial sebagai tujuannya. Oleh karena itu dia tidak akan sombong atas segala nikmat yang dia miliki dan tidak akan putus asa atas segala musibah yang menimpa dirinya.

Kadang- kadang kita sangat sulit sekali menerima ketetapan atau ketentuan Allah yang berupa kesulitan,  kegagalan dan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Terkadang juga kita lupa bahwa Allah yang menentukan takdir,  yang menciptakan kita,  pasti lebih mengetahui apa yang terbaik untuk ciptaan-Nya. Kita sering lupa,  Allah telah berjanji bahwasannya Dia tidak akan memberikan beban kepada makhluk-Nya kecuali makhluk tersebut mampu untuk menanggung beban tersebut. Ingatlah,  Allah mustahil mengingkari janji-Nya.

Marilah kita bersama-sama untuk selalu belajar menerima takdir yang menimpa kita. Bisa jadi takdir buruk yang menimpa diri kita adalah buah dari pohon-pohon dosa kita yang kita tanam. Kumpulan dosa-dosa kecil yang kita abaikan dari memohon ampunan Allah. Sebab apa saja yang kita tanam dan kita tumbuh suburkan kemarin, itulah yang kita petik sekarang dan hari kemudian.

Apabila musibah dan kegagalan selalu datang bergantian menghampiri kita,  sudah saatnya kita mengoreksi diri kita. Goresan apa dan kotoran apa yang telah menodai perjalanan hidup kita. Dosa apa yang telah menghalangi kita meraih kebahagiaan dan kesuksesan. Hapuslah noda dan kotoran itu dengan memohon ampun kepada Allah.

Marilah kita meresapi nasehat Ibnu Qoyyim :


Apabila engkau sedang berada di dalam kenikmatan, maka peliharalah kenikmatan itu. Sesungguhnya kemaksiatan bisa menghilangkan kenikmatan. Ikatlah kenikmatan itu dengan taat kepada Tuhanmu, karena Tuhanmu Maha Cepat pembalasan-Nya.

Ketahuilah, terkadang kenikmatan yang hilang dan berubah menjadi kegagalan itu dikarenakan ulah kita sendiri. ”Dan apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.” (QS. Asy-Syuro : 30)

Teman-teman sekalian, marilah kita mulai dari sekarang untuk bercermin,  mengoreksi diri kita apakah ada goresan atau noda-noda yang mengotori hati kita.


KODE IKLAN 300x 250